Logo Kudus

[All England 2026] Ganda Putri, Ganda Campuran Habis

9 Maret 2026Muhammad Rizqi

Tak tersisa wakil Indonesia pada sektor ganda putri dan ganda campuran dari kejuaraan bulutangkis All England 2026. Satu pasang ganda putri dan satu pasang gada campuran yang menjadi harapan terakhir, kandas di babak perempat final yang dilangsungkan hari ini (6/3). Pasangan ganda putri Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari dan ganda campuran Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah gagal menghadang lawan-lawannya.

Febriana/Meilysa atau yang akrab disapa dengan Ana/Trias dihadang ganda putri asal Malaysia Pearly Tan/Thinaah Muralitharan. Ana/Trias kalah dalam dua gim 9-21, 18-21 ditangan unggulan kedua asal negeri Jiran. Sempat terbersit harapan Ana/Trias bisa mencuri gim kedua. Sayangnya setelah unggul dalam perolehan angka, Ana/Trias malah cenderung bermain terlalu berhati-hati hingga lawan bisa membalikkan keadaan.

“Dari gim pertama itu memang dari lawan langsung menyerang, kami sebenarnya sudah ada pola yang disiapkan tapi memang kadang-kadang bola-bola yang pengembaliannya itu kurang akurat. Dibanding pertemuan sebelumnya hari ini mereka mempercepat tempo permainan,” ucap Ana dikutip dari tim Humas dan Media PP PBSI.

“Di gim kedua kami sempat unggul tapi setelah itu malah jadi terlalu hati-hati mainnya. Kalah berani dengan mereka,” ucap Trias.

Amri/Nita juga harus mengakhiri aksinya pada kejuaraan dengan level BWF World Tour Super 1000 usai dikalahkan ganda dari China, Guo Xin Wa/Chen Fang Hui dalam tiga gim 17-21, 21-18, 15-21.

“Dibanding pertemuan sebelumnya, hari ini mereka lebih cerdik. Banyak variasi yang dilakukan, tidak mau masuk dalam pola permainan kami, tidak mau meladeni,” tutur Amri.

“Tadi sebenarnya peluang untuk menang itu ada karena kami sempat unggul juga di gim ketiga. Tapi ya itu poin-poin terakhir banyak melakukan kesalahan, banyak salah arah pengembaliannya. Mereka juga mempercepat pola yang terlambat kami adaptasi,” pungkas Nita. (AR)

sumber: pbdjarum.org

All England 2026, Badminton, Olahraga

BERITA TERKAIT

Hariyanto Arbi: Legenda Bulu Tangkis Indonesia “Smash 100 Watt”

16 Maret 2026

Hastomo Arbi, Pahlawan Piala Thomas 1984 dari Indonesia

13 Maret 2026

Fyan Javier, Petinju Muda Kudus Bidik Porprov Jawa Tengah

12 Maret 2026

Liem Swie King, Legenda Bulu Tangkis Indonesia Sang King of Smash

11 Maret 2026

Klasemen Akhir, DKI Jakarta Juara Umum

10 Maret 2026

KONI Pusat Resmi Tutup PON Bela Diri Kudus 2025

10 Maret 2026

SDUT Bumi Kartini Pertahankan Gelar, SD 3 Bulucangkring Jadi Juara Baru

10 Maret 2026

MilkLife Soccer Challenge 2025 – 2026 Membidik Pesepakbola Putri di 10 Kota

10 Maret 2026
Kudus