Logo Kudus

[All England 2026] Raymond/Joaquin Terhenti di Semifinal

9 Maret 2026Muhammad Rizqi

Perjuangan pasangan ganda putra Indonesia Raymond Indra/Nikolaus Joaquin pada kejuaraan bulutangkis All England 2026 akhirnya harus terhenti. Babak semifinal menjadi hasil akhir bagi ganda putra masa depan Indonesia. Raymond/Joaquin harus mengakui keuletan ganda putra nomor satu dunia asal Korea Kim Won Ho/Seo Seung Jae. Raymon/Joaquin kalah dengan skor 19-21, 13-21.

Tidak mudah memang bertemu dengan penunggu tahta unggulan pertama. Perlu konsistensi dan fokus yang kuat untuk bisa mengimbangi permainannya. Raymond/Joaquin sudah melakukannya, hanya saja ganda Korea ini selalu bisa mementahkan serangan-serangan yang dilancarkan oleh Ganda Indonesia. Pukulan sulit yang dilepaskan Raymond maupun Joaquin banyak yang bisa dihalau oleh Kim/Seo.

“Pada awalnya kami berpikirnya sama-sama di lapangan, sama-sama punya chance untuk menang, sama-sama punya kans hanya tergantung memang siapa yang lebih siap. Dan hari ini kami mengakui kekalahan kami, mereka lebih siap hari ini,” ujar Joaquin.

“Melawan peringkat satu dunia kami banyak mendapat pelajaran. Mereka dari pemanasan saja auranya sudah berbeda. Puji Tuhan senang bisa kesampaian lawan mereka. Kim/Seo dengan kekonsistenannya, benar-benar stabil terus dari awal sampai akhir. Kami akan mencoba meniru seperti mereka supaya bisa kami bisa lebih baik ke depannya,” sambung Joaquin.

Puji Tuhan pertandingan berjalan lancar walaupun tadi tidak menang. Di gim pertama kami sudah unggul tapi tapi konsentrasinya kurang jadi lawan bisa membalikkan keadaan. Mereka punya kekuatan yaitu bisa tampil konsisten terutama di poin-poin akhir,” ucap Raymond.

“Pengalaman yang sangat berharga kami dapat di All England ini. Dari babak pertama kami tidak menemukan lawan yang mudha, semuanya setara di level Super 1000. Makin tinggi levelnya makin susah juga,” lanjut Raymond.

Tentu pasti hal ini membuat kami jadi lebih percaya diri dengan semifinalis ini. Ke depan ini tidak boleh dijadikan beban, Kami mau dibawa enjoy saja. Dan mohon dukungannya dari rakyat Indonesia agar kami bisa terus berkembang dan berprestasi,” pungkas Joaquin. (AR)

sumber: pbdjarum.org

All England 2026, Badminton, Olahraga

BERITA TERKAIT

Hariyanto Arbi: Legenda Bulu Tangkis Indonesia “Smash 100 Watt”

16 Maret 2026

Hastomo Arbi, Pahlawan Piala Thomas 1984 dari Indonesia

13 Maret 2026

Fyan Javier, Petinju Muda Kudus Bidik Porprov Jawa Tengah

12 Maret 2026

Liem Swie King, Legenda Bulu Tangkis Indonesia Sang King of Smash

11 Maret 2026

Klasemen Akhir, DKI Jakarta Juara Umum

10 Maret 2026

KONI Pusat Resmi Tutup PON Bela Diri Kudus 2025

10 Maret 2026

SDUT Bumi Kartini Pertahankan Gelar, SD 3 Bulucangkring Jadi Juara Baru

10 Maret 2026

MilkLife Soccer Challenge 2025 – 2026 Membidik Pesepakbola Putri di 10 Kota

10 Maret 2026
Kudus